BangkaBelitungPos
Senin, April 27, 2026
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Trending Tags

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Trending Tags

No Result
View All Result
BangkaBelitungPos
No Result
View All Result
Home berita-pilihan

Rano Tilaar: Dari Kopassus ke Gubernur Akmil, Menempa Generasi Pemimpin dengan Nurani

admin by admin
Oktober 30, 2025
in berita-pilihan
0
Rano Tilaar: Dari Kopassus ke Gubernur Akmil, Menempa Generasi Pemimpin dengan Nurani

Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, Gubernur Akademi Militer (Akmil) yang baru

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PAGI itu, udara Magelang masih dingin, lembab, dan tenang. Di lapangan Bhakti Taruna, derap langkah para calon perwira muda TNI AD terdengar ritmis. Barisan mereka tegap, pandangan lurus ke depan. Di ujung lapangan, sosok berseragam hijau tua berdiri mengamati tanpa banyak bicara — tatapannya tajam, namun teduh. Ia adalah Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, Gubernur Akademi Militer (Akmil) yang baru.

Di balik sosok tegasnya, ada kisah panjang tentang dedikasi, tempaan, dan filosofi hidup yang dalam: bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar soal pangkat, tetapi soal tanggung jawab untuk membentuk manusia lain menjadi lebih baik.

RELATED POSTS

Setya Kita Pancasila Geruduk Kantor PetroChina, Tuntut Pelunasan Pesangon Pekerja Migas Sorong

Sejarah Akademi Militer Magelang, Dari Pacuan Kuda Jadi Sekolah Perwira

Jejak Langkah Seorang Prajurit Kopassus

Lahir di Banjarmasin pada 4 Juni 1969, Rano Tilaar menapaki jalan militernya dengan tekad yang bulat. Tahun 1993, ia lulus dari Akademi Militer Magelang — kampus yang kini ia pimpin. Sejak awal kariernya, Tilaar bukan sekadar seorang tentara lapangan. Ia dikenal sebagai prajurit yang senang berpikir strategis, tenang dalam tekanan, dan disiplin dalam nilai.

Kariernya banyak dihabiskan di satuan elit Kopassus, tempat di mana disiplin, keberanian, dan loyalitas diuji sampai ke batas paling ekstrem. Di sinilah karakternya ditempa. Dari operasi khusus hingga misi intelijen, Tilaar belajar bahwa kemenangan tidak selalu datang dari kekuatan, melainkan dari kecerdasan membaca situasi.

“Medan tempur bisa berubah, teknologi bisa berkembang. Tapi nilai-nilai prajurit tidak boleh luntur,” ujarnya dalam satu kesempatan.

Rano Tilaar Gubernur Akademi Militer
Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, Gubernur Akademi Militer (Akmil)

Dari Intelijen ke Pendidikan Militer

Rano Tilaar dikenal di kalangan militer sebagai sosok “tiga dimensi”: ia prajurit, pemikir, dan pendidik. Setelah bertahun-tahun di dunia operasi, ia dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis — mulai dari staf ahli, perwira bidang telik sandi (intelijen), hingga tenaga pengajar bidang strategi pertahanan di Lemhannas RI.

Ketika kemudian ditugaskan sebagai Gubernur Akmil pada Juli 2025, Tilaar membawa misi yang lebih besar: menyiapkan generasi perwira muda untuk dunia yang berubah cepat. Dunia di mana perang bukan hanya terjadi di medan fisik, tapi juga di ruang siber, ruang opini, dan ruang ideologi.

Bagi Tilaar, pendidikan militer bukan sekadar soal membentuk ketangkasan fisik. Ia menekankan pentingnya literasi digital, ketahanan moral, dan nasionalisme adaptif. Taruna harus tangguh di lapangan, tapi juga cerdas dalam berpikir dan bijak dalam bersikap.

“Zaman berubah, tapi semangat Sapta Marga tetap jadi napas taruna. Mereka harus siap bertempur, tapi juga siap berpikir,” kata Tilaar dalam pidatonya di hadapan ratusan taruna di Magelang.

Kepemimpinan yang Tegas tapi Humanis

Berbeda dari gaya komando lama yang keras dan kaku, Tilaar dikenal membawa kepemimpinan yang humanis tapi disiplin. Ia tak segan memberi teguran jika ada pelanggaran kecil, tapi juga sering terlihat berbicara santai dengan para taruna selepas apel.

Bagi Tilaar, pendidikan militer harus mengajarkan empati. Seorang pemimpin, katanya, bukan hanya ditakuti, tetapi juga dihormati karena keadilannya.

“Menjadi pemimpin itu bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling bisa dipercaya.”

Prinsip itu membuat suasana Akmil kini terasa lebih terbuka, dinamis, dan inspiratif. Tilaar mendorong inovasi: taruna diberi ruang berdiskusi, mengembangkan ide, dan berlatih kepemimpinan berbasis kolaborasi.

Ia percaya, perang masa depan menuntut tentara berpikir cepat, bukan hanya menunggu perintah. Dan itu, hanya bisa lahir dari pendidikan yang membebaskan namun terarah.

Menjaga Api Kebangsaan di Era Digital

Dalam berbagai seminar dan kegiatan kebangsaan di Akmil, Tilaar sering berbicara tentang bahaya disrupsi moral di era digital. Ia menilai, ancaman terbesar bagi bangsa bukan hanya serangan militer, tapi perpecahan akibat lemahnya karakter dan kebangsaan.

Itulah sebabnya, ia menggagas sejumlah program pembinaan mental dan kebangsaan yang lebih kontekstual: mengajarkan para taruna untuk aktif di dunia digital secara cerdas, menulis gagasan kebangsaan, hingga memahami etika bermedia sosial.

“Perwira masa depan harus paham algoritma, tapi tetap berpegang pada Pancasila,” tegasnya.

Warisan yang Ingin Ditinggalkan

Ketika ditanya apa yang ingin ia tinggalkan di Akmil, Tilaar menjawab sederhana: “Saya ingin meninggalkan budaya berpikir di sini.”

Baginya, lembaga pendidikan militer tidak boleh menjadi tempat yang hanya melahirkan prajurit kuat, tetapi juga melahirkan pemimpin bangsa yang visioner.

Tilaar berharap, setiap taruna yang lulus dari Magelang tak hanya mahir baris-berbaris, tapi juga punya kompas moral — tahu arah hidupnya, tahu untuk siapa mereka mengabdi.

Refleksi Seorang Jenderal

Menjelang sore, selepas latihan lapangan, Tilaar sering berjalan sendiri di antara barak. Ia memandang lapangan parade yang dulu ia lintasi tiga puluh tahun silam. Kini, dari tempat yang sama, ia melatih generasi baru.

“Dulu saya berdiri di sana, menatap para senior. Sekarang, saya berdiri di sini, menatap masa depan bangsa,” ujarnya pelan.

Dalam dirinya, tersimpan kesadaran sederhana tapi dalam: bahwa waktu berputar, tetapi nilai tidak boleh bergeser. Bahwa jabatan hanyalah amanah — dan pemimpin sejati adalah mereka yang sanggup meninggalkan jejak kebaikan bagi orang lain.

Rano Maxim Adolf Tilaar adalah potret langka seorang jenderal yang berpikir jauh ke depan tanpa kehilangan akar nilai. Ia datang dari dunia operasi, tapi kini menabur ilmu di dunia pendidikan.

Dari Kopassus ke Magelang, dari medan operasi ke podium pendidikan, perjalanan Tilaar adalah refleksi tentang bagaimana kekuatan sejati bukan pada otot, tetapi pada pikiran dan hati. (Mj)

Tags: Gubernur AkmilRano Tilaar
ShareTweetPin
admin

admin

Related Posts

Setya Kita Pancasila Geruduk Kantor PetroChina, Tuntut Pelunasan Pesangon Pekerja Migas Sorong

Setya Kita Pancasila Geruduk Kantor PetroChina, Tuntut Pelunasan Pesangon Pekerja Migas Sorong

Maret 13, 2026

JAKARTA - Organisasi Masyarakat (Ormas) Setya Kita Pancasila (SKP) mengambil langkah tegas dengan mendatangi langsung kantor pusat perusahaan energi internasional,...

Sejarah Akademi Militer Magelang, Dari Pacuan Kuda Jadi Sekolah Perwira

Sejarah Akademi Militer Magelang, Dari Pacuan Kuda Jadi Sekolah Perwira

November 11, 2025

HIRUK-pikuk Kota Magelang seketika sirna berganti dengan suasana tenang, damai. Belaian hembusan angin semakin menambat hati, siapapun rasanya ingin berlama-lama di sini....

Drama Hukum 1 Dekade Berakhir, Bos Samsung Lee Jae-yong Bebas dari Tuduhan Penipuan

Drama Hukum 1 Dekade Berakhir, Bos Samsung Lee Jae-yong Bebas dari Tuduhan Penipuan

Juli 17, 2025

MAHKAMAH Agung Korea Selatan resmi membebaskan pimpinan Samsung Group, Lee Jae-yong, dari seluruh tuduhan penipuan terkait kasus merger kontroversial tahun 2015. Putusan ini sekaligus...

HNSI Riau Gelar Musda, Dorong Pengelolaan Sumber Daya Laut Secara Berkelanjutan

HNSI Riau Gelar Musda, Dorong Pengelolaan Sumber Daya Laut Secara Berkelanjutan

Juli 11, 2025

PEKANBARU – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Riau menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Hotel Furaya Pekanbaru, Jumat, 11 Juli 2025. Musda kali...

BTN Kenalkan KPR Subsidi Indonesia dalam Forum Keuangan Berkelanjutan Dunia

BTN Kenalkan KPR Subsidi Indonesia dalam Forum Keuangan Berkelanjutan Dunia

Juni 20, 2025

SHUZOU - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertegas komitmennya dalam mendorong keuangan berkelanjutan dengan memperkenalkan produk KPR Subsidi di ajang UNEP-FI...

Next Post
Pengganti Sunscreen Alami: Melindungi Kulit Tanpa Bahan Kimia

Pengganti Sunscreen Alami: Melindungi Kulit Tanpa Bahan Kimia

Mengapa Apple iPhone 17 Pro hadir dalam warna “Cosmic Orange”?

Mengapa Apple iPhone 17 Pro hadir dalam warna “Cosmic Orange”?

RECOMMENDED

Komitmen Penegakan Disiplin: Puspom TNI Tahan Empat Oknum Tersangka Kasus AY

Komitmen Penegakan Disiplin: Puspom TNI Tahan Empat Oknum Tersangka Kasus AY

April 3, 2026
Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

April 2, 2026

MOST VIEWED

  • Zona Merah, IHSG Dibuka Anjlok 1,3% ke Level 6.208 Pagi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cendana dan Gaharu di Malaka, Wanginya Tinggal Cerita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menakjubkan, Air Terjun ini Berada 1.120 Meter di Bawah Perut Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah Manusia Saat ini Telah Menjadi Manusia Berdimensi Tunggal?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Prajurit TNI AL Dihukum Berat Usai Tembak Mati Bos Rental Mobil di Tangerang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
BangkaBelitungPos

© 2021 bangkabelitungpos.com

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle

© 2021 bangkabelitungpos.com