BangkaBelitungPos
Minggu, April 19, 2026
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Trending Tags

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Minuman Sunnah yang Kian Populer Saat Ramadan: Ini Khasiat Air Nabeez untuk Tubuh Saat Berbuka

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

    Trending Tags

No Result
View All Result
BangkaBelitungPos
No Result
View All Result
Home Teknologi

Kenapa Ada Kilatan Petir Ketika Gunung Ruang Erupsi?

admin by admin
April 20, 2024
in Teknologi
0
Kenapa Ada Kilatan Petir Ketika Gunung Ruang Erupsi?
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, mengalami erupsi sejak beberapa hari lalu. Saat ini statusnya juga sudah naik menjadi level IV atau awas.
Sejumlah video dan foto ketika erupsi Gunung Ruang pun sempat viral di media sosial. Beberapa menunjukkan erupsi yang terjadi disertai dengan kilatan petir di puncang Gunung Ruang.

Lalu, kenapa ada kilatan petir di puncak Gunung Ruang?

RELATED POSTS

X Money Jadi Langkah Baru Elon Musk Kembangkan Super App Global

AI Jadi Senjata Baru Perang Modern, AS Mampu Serang 1.000 Target dalam Sekejap

“Itu akibat suhu tinggi yang memanaskan ion-ion gas, oleh karenanya terjadi loncatan muatan listrik,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (18/4).

Menurut Hendra fenomena kilatan petir saat erupsi gunung berapi adalah hal lumrah.

“Itu fenomena biasa,” singkat dia.

Fenomena tersebut dikenal sebagai petir vulkanik. Petir yang terlihat saat erupsi gunung berapi sebetulnya tidak jauh berbeda dari mekanisme petir biasa.

Namun, awan cumulunimbus yang menjadi ‘sarang’ petir tergantikan oleh awan kepulan uap air, abu, debu, dan partikel vulkanik lain yang menyembur ke angkasa secara massif.

Melansir laman resmi BPBD Provinsi Jogja, petir vulkanik tidak terjadi secara langsung meskipun di dalam kolom letusan yang berisi koleksi partikel abu kaca panas, uap dan gas bersama meletus ke atmosfer dengan banyak ukuran yang berbeda dari partikel abu.

Pasalnya, sebelum terjadi petir, partikel harus terionisasi terlebih dulu dengan memisahkan elektron yang terikat pada partikel tersebut dengan perantara energi potensial suatu masa.

Petir vulkanik terjadi dalam gumpalan asap letusan gunung berapi. Seperti semua badai petir, petir vulkanik terjadi ketika listrik statis terbentuk di atmosfer sebelum dilepaskan dalam bentuk sambaran petir.

Namun demikian, penumpukan listrik statis ini tidak sesederhana badai petir pada umumnya. Meskipun mekanisme lengkapnya belum sepenuhnya dipahami, penelitian menunjukkan fenomena tertentu yang berkontribusi terjadinya muatan listrik.

Melansir Scitech Daily, ada beberapa faktor yang berkontribusi dalam pelepasan petir vulkanik di udara. Berikut rinciannya:

Ice Charging

Ice Charging adalah mekanisme utama terbentuknya badai petir biasa, dan juga berperan dalam petir gunung berapi, khususnya yang menyebabkan gumpalan es naik tinggi ke udara.

Ketika udara hangat dari letusan naik ke langit, ia bertemu dengan udara yang lebih dingin di atmosfer. Air dalam gumpalan es membeku menjadi partikel-partikel es yang bertabrakan satu sama lain, menjatuhkan elektron-elektron dari kristal-kristal. Ion-ion es yang bermuatan positif ini terus naik dan berkumpul lebih tinggi di atmosfer.

Gesekan

Gesekan, juga dikenal sebagai pengisian triboelektrik, juga dianggap sebagai mekanisme penting yang menyebabkan petir vulkanik. Dengan cara yang sama seperti es yang terjadi karena partikel es bertabrakan, pecahan batu dan abu bertabrakan dan menciptakan ion bermuatan.

Arus konvensional yang menyebabkan gumpalan abu naik kemudian memisahkan muatan ini ke wilayah yang berbeda.

Fraktoemisi

Fraktoemisi merupakan pemecahan partikel batuan. Ketika batuan pecah, partikel bermuatan dapat terbentuk, membentuk penumpukan muatan statis.

Efek ini terutama terjadi pada energi tinggi, yang mengakibatkan muatan berkumpul lebih dekat ke lubang gunung berapi.

Radioaktif alami

Radioisotop alami di dalam batuan dapat memengaruhi penumpukan muatan. Penelitian menunjukkan bahwa partikel abu memiliki radioaktivitas alami di atas tingkat yang biasa, dan area bermuatan dapat terbentuk ketika partikel tersebut meluruh.

Tingkat radioaktif pada petir vulkanik tidak diketahui, meskipun hal ini mungkin menjadi kontributor yang signifikan dalam beberapa kasus.

Ketinggian abu vulkanik

Meskipun bukan merupakan mekanisme tersendiri, ketinggian abu vulkanik dapat secara signifikan memengaruhi terjadinya petir vulkanik. Ketika letusan menghasilkan abu lebih dari 7 km, maka akan ada konsentrasi uap air yang lebih tinggi.

Dengan lebih banyak air dan suhu lingkungan yang lebih dingin pada ketinggian ini, kemungkinan ada lebih banyak ice charging dan lebih banyak aktivitas listrik. Untuk abu yang lebih kecil, dugaannya adalah sebagian besar penumpukan listrik berasal dari fraktoemisi di dekat lubang angin, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya petir.***

ShareTweetPin
admin

admin

Related Posts

X Money Jadi Langkah Baru Elon Musk Kembangkan Super App Global

X Money Jadi Langkah Baru Elon Musk Kembangkan Super App Global

Maret 16, 2026

Pemilik platform media sosial X, Elon Musk, kembali membuat gebrakan di industri teknologi dengan mengumumkan peluncuran X Money, layanan dompet...

AI Jadi Senjata Baru Perang Modern, AS Mampu Serang 1.000 Target dalam Sekejap

AI Jadi Senjata Baru Perang Modern, AS Mampu Serang 1.000 Target dalam Sekejap

Maret 7, 2026

Perang modern memasuki babak baru setelah Amerika Serikat dilaporkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai komponen utama dalam operasi...

HP China Bergaya iPhone 17 Pro Max Makin Ramai di Pasar, Desain Premium Kini Tak Harus Mahal

HP China Bergaya iPhone 17 Pro Max Makin Ramai di Pasar, Desain Premium Kini Tak Harus Mahal

Maret 3, 2026

Tren desain smartphone global kembali berubah. Setelah kemunculan seri terbaru iPhone, sejumlah produsen ponsel asal China langsung menghadirkan perangkat dengan...

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

Memulai Bisnis Digital: Peluang Usaha Menjanjikan di Era Teknologi

Februari 26, 2026

Perkembangan teknologi dan penetrasi internet yang semakin luas membuka peluang besar bagi siapa pun untuk memulai bisnis digital. Tanpa perlu...

Samsung S26 Ultra Tawarkan Layar Anti-Intip untuk Lindungi Data Pengguna

Samsung S26 Ultra Tawarkan Layar Anti-Intip untuk Lindungi Data Pengguna

Februari 21, 2026

Peluncuran ponsel flagship terbaru kembali menghadirkan inovasi signifikan di industri teknologi. Samsung resmi memperkenalkan seri terbaru mereka, termasuk varian premium...

Next Post
Banjir Hebat Dubai, BMKG: Pelajaran dan Peringatan Penting buat Indonesia

Banjir Hebat Dubai, BMKG: Pelajaran dan Peringatan Penting buat Indonesia

Banjir Hebat Dubai, BMKG: Pelajaran dan Peringatan Penting buat Indonesia

Banjir Hebat Dubai, BMKG: Pelajaran dan Peringatan Penting buat Indonesia

RECOMMENDED

Komitmen Penegakan Disiplin: Puspom TNI Tahan Empat Oknum Tersangka Kasus AY

Komitmen Penegakan Disiplin: Puspom TNI Tahan Empat Oknum Tersangka Kasus AY

April 3, 2026
Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

April 2, 2026

MOST VIEWED

  • Zona Merah, IHSG Dibuka Anjlok 1,3% ke Level 6.208 Pagi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cendana dan Gaharu di Malaka, Wanginya Tinggal Cerita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menakjubkan, Air Terjun ini Berada 1.120 Meter di Bawah Perut Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah Manusia Saat ini Telah Menjadi Manusia Berdimensi Tunggal?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Prajurit TNI AL Dihukum Berat Usai Tembak Mati Bos Rental Mobil di Tangerang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
BangkaBelitungPos

© 2021 bangkabelitungpos.com

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle

© 2021 bangkabelitungpos.com