• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kontak
BangkaBelitungPos
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Pilihan 4 Sepatu Lari New Balance Terbaik, Empuk dan Nyaman Dipakai Berlari

    Pilihan 4 Sepatu Lari New Balance Terbaik, Empuk dan Nyaman Dipakai Berlari

    Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

    Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

    Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

    Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

    Resep Oseng Mercon Daging Sapi Pedas Gurih, Dijamin Bikin Ketagihan

    Resep Oseng Mercon Daging Sapi Pedas Gurih, Dijamin Bikin Ketagihan

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

    Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

    Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

    Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

    “In This Economy”: Ketika Keluhan Ekonomi Menjadi Tren, Bagaimana Islam Memandangnya?

    “In This Economy”: Ketika Keluhan Ekonomi Menjadi Tren, Bagaimana Islam Memandangnya?

    Lima Superfood Alami yang Ternyata Sudah Dikenal Sejak Zaman Nabi, Mudah Ditemukan dan Kaya Manfaat

    Lima Superfood Alami yang Ternyata Sudah Dikenal Sejak Zaman Nabi, Mudah Ditemukan dan Kaya Manfaat

    Trending Tags

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Pilihan 4 Sepatu Lari New Balance Terbaik, Empuk dan Nyaman Dipakai Berlari

    Pilihan 4 Sepatu Lari New Balance Terbaik, Empuk dan Nyaman Dipakai Berlari

    Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

    Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

    Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

    Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

    Resep Oseng Mercon Daging Sapi Pedas Gurih, Dijamin Bikin Ketagihan

    Resep Oseng Mercon Daging Sapi Pedas Gurih, Dijamin Bikin Ketagihan

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

    Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

    Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

    Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

    Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

    “In This Economy”: Ketika Keluhan Ekonomi Menjadi Tren, Bagaimana Islam Memandangnya?

    “In This Economy”: Ketika Keluhan Ekonomi Menjadi Tren, Bagaimana Islam Memandangnya?

    Lima Superfood Alami yang Ternyata Sudah Dikenal Sejak Zaman Nabi, Mudah Ditemukan dan Kaya Manfaat

    Lima Superfood Alami yang Ternyata Sudah Dikenal Sejak Zaman Nabi, Mudah Ditemukan dan Kaya Manfaat

    Trending Tags

No Result
View All Result
BangkaBelitungPos
No Result
View All Result
Home Nasional

Rupiah Tertekan, Harga Obat Terancam Naik hingga 20 Persen, Pemerintah Tetapkan Batas Maksimal

admin by admin
Juni 13, 2026
in Nasional
0
Rupiah Tertekan, Harga Obat Terancam Naik hingga 20 Persen, Pemerintah Tetapkan Batas Maksimal
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberikan tekanan pada industri farmasi nasional. Pemerintah mengakui kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah obat komersial, meski penyesuaiannya dipastikan tidak akan melebihi batas yang telah ditetapkan.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kenaikan harga obat di kisaran 10 hingga 20 persen masih dianggap wajar dalam situasi saat ini. Namun, pemerintah mengingatkan pelaku industri agar tidak memanfaatkan pelemahan rupiah untuk menaikkan harga secara berlebihan.

Menurut Budi, perubahan kurs dolar tidak serta-merta diterjemahkan secara penuh ke dalam harga jual obat. Pasalnya, sebagian besar komponen biaya produksi industri farmasi domestik masih menggunakan rupiah, mulai dari tenaga kerja, energi, hingga berbagai biaya operasional lainnya.

Untuk mencegah lonjakan harga yang membebani masyarakat, Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan industri farmasi nasional. Hasilnya, pemerintah menetapkan batas atas penyesuaian harga obat komersial tidak boleh melebihi 20 persen.

Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes menyebutkan besaran kenaikan akan berbeda pada setiap produk. Sebagian obat diperkirakan hanya mengalami penyesuaian sekitar 5 persen hingga 10 persen, tergantung pada komposisi bahan baku dan struktur biaya produksinya.

Langkah pembatasan tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan industri farmasi dan kemampuan masyarakat dalam memperoleh akses terhadap obat-obatan yang dibutuhkan.

Di tengah potensi kenaikan harga obat komersial, pemerintah memastikan obat-obatan yang masuk dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan tidak akan mengalami penyesuaian harga. Kebijakan ini diambil agar pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS tetap berjalan normal tanpa tambahan beban biaya.

Jaminan tersebut dinilai penting mengingat jutaan masyarakat Indonesia masih mengandalkan layanan BPJS untuk mendapatkan pengobatan dan akses terhadap berbagai jenis obat yang diresepkan fasilitas kesehatan.

Pelemahan rupiah memberikan dampak langsung terhadap industri farmasi karena sebagian besar bahan baku obat masih berasal dari luar negeri. Ketika nilai tukar melemah, biaya impor bahan baku meningkat dan berpotensi menekan biaya produksi perusahaan farmasi.

Kondisi ini kembali menyoroti pentingnya penguatan industri bahan baku farmasi dalam negeri. Sejumlah pengamat menilai ketergantungan tinggi terhadap impor membuat sektor kesehatan rentan terhadap gejolak nilai tukar dan dinamika ekonomi global.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan harga obat di pasaran untuk memastikan penyesuaian yang dilakukan industri tetap berada dalam koridor yang wajar. Pengawasan tersebut dilakukan guna mencegah spekulasi harga sekaligus menjaga ketersediaan obat bagi masyarakat.

Di tengah tekanan kurs dan ketidakpastian ekonomi global, pemerintah berharap industri farmasi tetap mampu menjaga pasokan obat tanpa mengorbankan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Dengan adanya batas kenaikan maksimal 20 persen dan perlindungan terhadap obat-obatan BPJS, pemerintah berupaya memastikan dampak pelemahan rupiah tidak berkembang menjadi beban baru bagi sektor kesehatan nasional.

Previous Post

Lima Superfood Alami yang Ternyata Sudah Dikenal Sejak Zaman Nabi, Mudah Ditemukan dan Kaya Manfaat

Next Post

Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

Next Post
Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

BangkaBelitungPos

© 2026 bangkabelitungpos.com

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle

© 2026 bangkabelitungpos.com