BangkaBelitungPos
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Trending Tags

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Trending Tags

No Result
View All Result
BangkaBelitungPos
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Axial Seamount, Gunung Api Bawah Laut Paling Aktif di Dunia Diprediksi Meletus Sebelum Akhir Tahun 2025

admin by admin
Januari 6, 2025
in Lingkungan
0
Axial Seamount, Gunung Api Bawah Laut Paling Aktif di Dunia Diprediksi Meletus Sebelum Akhir Tahun 2025
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Axial Seamount, Gunung api bawah laut diperkirakan akan meletus sebelum akhir tahun 2025 ini. Gunung ini salah satu gunung api bawah laut paling aktif di dunia.

Axial Seamount berada di kedalaman Samudra Pasifik. Jaraknya sekitar 470 kilometer dari Pantai Oregon, Amerika Serikat. “Gunung ini sedang membengkak. Akumulasi magma di dalamnya terlalu kuat,” menurut para ilmuwan dalam pertemuan tahunan American Geophysical Union 2024, seperti dikutip dari ZME Science.

RELATED POSTS

HNSI Riau Warning Pemerintah: Jangan Korbankan Ribuan Nelayan Demi Legalisasi Tambang Emas di DAS Kuantan!

Peta Bahaya Gempa Catat 14 Zona Megathrust, Risiko Gempa Besar Meningkat, BMKG menegaskan istilah “Menunggu Waktu”

Pemantauan terhadap gunung api bawah laut Axial Seamount sudah dilakukan sejak satu dekade belakangan. Pemantauan dilakukan terhadap ritme pergerakan vulkaniknya yang selalu konsisten. Dari pola yang terjadi saat ini, diasumsikan bahwa Axial Seamount siap meletus. Bahkan bisa mencapai ambang inflasi seperti di tahun 2015 lalu. Gunung ini diperkirakan akan meletus di tahun ini, 2025.

Keunikan Axial Seamount terletak pada keteraturan letusannya. Sejak 1998, gunung ini telah meletus tiga kali, yaitu pada 1998, 2011, dan 2015. Setiap letusan diawali dengan dasar laut yang mengembang akibat magma yang terkumpul, diikuti peningkatan aktivitas seismik, sebelum akhirnya terjadi erupsi. Pola ini memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mempelajari dan memprediksi aktivitas vulkanik dengan lebih akurat.

Selama lebih dari satu dekade, jaringan sensor di sekitar Axial telah mendokumentasikan aktivitas gunung ini secara rinci. Pada akhir 2023, data menunjukkan tingkat inflasi Axial berlipat ganda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada pertengahan 2024, aktivitas seismiknya melonjak hingga mencatat lebih dari 500 gempa bumi per hari. Kondisi ini menunjukkan tekanan di dalam gunung semakin meningkat, yang berarti letusan bisa terjadi sewaktu-waktu.

Axial Seamount merupakan gunung berapi bawah laut yang paling terinstrumentasi di dunia. Jaringan monitoring yang meliputi sensor tekanan dasar laut, kendaraan bawah air otonom (AUV), dan kendaraan kendali jarak jauh (ROV) memberikan data yang sangat rinci. Dalam penelitian terbaru, teknik seismik mutakhir, yaitu full waveform inversion (FWI), berhasil menghasilkan gambaran resolusi tinggi tentang struktur bawah permukaan Axial.

Data ini mengungkap keberadaan reservoir magma utama di bawah puncak Axial dengan fraksi lelehan mencapai 37%, mendekati ambang batas mobilisasi magma. Di sebelah barat reservoir utama terdapat reservoir lebih kecil yang terhubung melalui saluran tipis. Struktur asimetris ini menjelaskan mengapa erupsi terakhir Axial terjadi di sisi timur kaldera.

Letusan gunung bawah laut seperti Axial tidak selalu berbahaya bagi manusia, tetapi dapat memicu tsunami dan mengguncang ekosistem laut. Sebagai perbandingan, letusan gunung bawah laut Hunga Tonga pada 2022 menimbulkan kerugian hingga $90 juta. Para peneliti berharap letusan Axial berikutnya bisa diamati langsung untuk mempelajari dampaknya terhadap sistem hidrotermal dan ekosistem laut.

Selain itu, letusan ini juga membuka peluang untuk menyempurnakan teknik prediksi. Dengan bantuan kecerdasan buatan, para ilmuwan kini dapat menganalisis pola gempa pendahuluan, yang mungkin memungkinkan prediksi erupsi hingga hitungan jam sebelum terjadi. Jika berhasil, pendekatan ini bisa merevolusi cara pemantauan gunung berapi di seluruh dunia.

Axial Seamount terletak di pertemuan Juan de Fuca Ridge dan Cobb Hotspot, area dengan pasokan magma yang melimpah. Penelitian menunjukkan bagaimana magma di daerah ini terakumulasi, terkumpul, dan akhirnya keluar, berkontribusi pada pembentukan kerak samudra. Erupsi sebelumnya pada 2015 menghasilkan 156 juta meter kubik lava, menciptakan formasi dasar laut baru sepanjang 19 kilometer.

Meski begitu, prediksi tetap disertai dengan peringatan. “Selalu ada risiko gunung berapi akan mengikuti pola yang belum pernah kita lihat sebelumnya,” kata Michael Poland dari US Geological Survey. Tantangan utamanya adalah menerjemahkan pola yang terlihat di Axial menjadi prinsip universal yang dapat diterapkan pada gunung berapi lain di dunia.***

ShareTweetPin
admin

admin

Related Posts

HNSI Riau Warning Pemerintah: Jangan Korbankan Ribuan Nelayan Demi Legalisasi Tambang Emas di DAS Kuantan!

HNSI Riau Warning Pemerintah: Jangan Korbankan Ribuan Nelayan Demi Legalisasi Tambang Emas di DAS Kuantan!

Januari 23, 2026

KUANSING - Rencana penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuantan memicu reaksi dari berbagai pihak. Setelah WALHI,...

Peta Bahaya Gempa Catat 14 Zona Megathrust, Risiko Gempa Besar Meningkat, BMKG menegaskan istilah “Menunggu Waktu”

Peta Bahaya Gempa Catat 14 Zona Megathrust, Risiko Gempa Besar Meningkat, BMKG menegaskan istilah “Menunggu Waktu”

Desember 23, 2025

Pemerintah memperbarui Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia pada 2024. Dalam rilis terbaru menyebutkan jumlah zona megathrust di Indonesia bertambah...

Danpas 1 Korps Brimob Turun Langsung Bangun Sumur Bor dan MCK untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Danpas 1 Korps Brimob Turun Langsung Bangun Sumur Bor dan MCK untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Desember 18, 2025

ACEH TAMIANG — Komandan Pasukan (Danpas) 1 Korps Brimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., turun langsung ke lokasi bencana...

4 Perusahaan Disegel Terkait Dugaan Penyebab Banjir Sumatera, KLH Periksa 8 Perusahaan di DAS Batang Toru

4 Perusahaan Disegel Terkait Dugaan Penyebab Banjir Sumatera, KLH Periksa 8 Perusahaan di DAS Batang Toru

Desember 9, 2025

Kementerian Lingkungan Hidup (LH) RI menyegel empat perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera. Wakil Menteri...

KLH Pastikan Kayu Gelondongan Banjir Sumut Hasil Penebangan, Operasional 4 Perusahaan Dihentikan Sementara

KLH Pastikan Kayu Gelondongan Banjir Sumut Hasil Penebangan, Operasional 4 Perusahaan Dihentikan Sementara

Desember 8, 2025

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memastikan tumpukan kayu gelondongan yang terseret banjir bandang di Sumatera Utara bukan berasal dari proses alam,...

Next Post
Shin Tae-yong Resmi Dipecat PSSI

Shin Tae-yong Resmi Dipecat PSSI

Sutradara Squid Game Bocorkan Akhir Mengejutkan di Season 3: Ini Favorit Saya

Sutradara Squid Game Bocorkan Akhir Mengejutkan di Season 3: Ini Favorit Saya

RECOMMENDED

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Februari 11, 2026
Bikin Komik dari ChatGPT? Begini Cara Mudah Mengubah Ide Jadi Cerita Bergambar

Bikin Komik dari ChatGPT? Begini Cara Mudah Mengubah Ide Jadi Cerita Bergambar

Februari 11, 2026

MOST VIEWED

  • Cendana dan Gaharu di Malaka, Wanginya Tinggal Cerita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zona Merah, IHSG Dibuka Anjlok 1,3% ke Level 6.208 Pagi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menakjubkan, Air Terjun ini Berada 1.120 Meter di Bawah Perut Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah Manusia Saat ini Telah Menjadi Manusia Berdimensi Tunggal?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Prajurit TNI AL Dihukum Berat Usai Tembak Mati Bos Rental Mobil di Tangerang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
BangkaBelitungPos

© 2021 bangkabelitungpos.com

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle

© 2021 bangkabelitungpos.com