BangkaBelitungPos
Jumat, Februari 13, 2026
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Trending Tags

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Tak Perlu Khawatir! Ini Rekomendasi Es Krim Sehat dan Aman untuk Anak

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Bahaya Kipas Angin Menyala Terus-Menerus: Risiko Kesehatan yang Sering Diremehkan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Heartburn Bikin Tak Nyaman, Tapi Bukan Penyebab Kematian Mendadak

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tips Memilih Makanan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Fokus

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Tren Lari di Kalangan Gen Z Kian Populer, Dari Olahraga Jadi Gaya Hidup

    Trending Tags

No Result
View All Result
BangkaBelitungPos
No Result
View All Result
Home Finance

Di Balik Loyang Panas, Ada Ketekunan yang Tak Pernah Padam

admin by admin
Februari 7, 2026
in Finance
0
Di Balik Loyang Panas, Ada Ketekunan yang Tak Pernah Padam

Di Balik Loyang Panas, Ada Ketekunan yang Tak Pernah Padam

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BINTAN – Di dapur rumah sederhana, seorang perempuan berhijab tampak berdiri di depan oven besar berbahan logam. Tangannya memegang spatula, matanya fokus memperhatikan deretan adonan berwarna kuning keemasan yang mulai mengembang. Cahaya lampu dapur memantul di permukaan oven, menciptakan suasana hangat yang menegaskan bahwa proses ini bukan sekadar memasak, melainkan merawat harapan.

Oven itu bukan alat biasa. Alat ini menjadi saksi perubahan, dari dapur rumah tangga menjadi ruang produksi usaha kecil yang terus bertumbuh. Setiap loyang yang masuk dan keluar membawa cerita tentang ketekunan, tentang malam-malam panjang yang dilalui dengan sabar, dan tentang keyakinan bahwa kerja dari rumah pun bisa memberi dampak nyata bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

RELATED POSTS

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Cek Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026

Di balik kesibukan mengatur suhu dan waktu panggang, tersimpan nilai-nilai disiplin dan keikhlasan. Tak ada tergesa-gesa, tak ada sorotan kamera. Yang ada hanya konsistensi—mengulang proses yang sama, hari demi hari—demi menjaga rasa, kualitas, dan kepercayaan pelanggan. Dari dapur sempit inilah aroma usaha perlahan menyebar, menembus batas rumah menuju pasar yang lebih luas.

Ketekunan dan kesabaran itulah yang menghantarkan Julianti (51) hingga menjadi seperti sekarang. Warga Kecamatan Bintan Timur ini membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan akhir segalanya, melainkan titik awal untuk bangkit dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Perjalanan Yanti dimulai dari masa sulit. Pada 2016, kondisi ekonomi keluarganya goyah setelah sang suami menyelesaikan kontrak kerja dan belum memiliki pekerjaan tetap. Di tengah tekanan kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan dua anaknya, Yanti memilih tidak menyerah.

Dari dapur rumah sederhana, Yanti mulai mencoba berbagai usaha kecil. Ia ingin memastikan roda ekonomi keluarga tetap berputar, sekaligus menjamin masa depan pendidikan anak-anaknya. Kini, satu anaknya telah bekerja. “Yang satu lagi sebentar lagi sarjana,” ucapnya.

Usaha pertama yang ia rintis adalah kerajinan tangan. Atas ide sang anak, Yanti membuat sarung pulpen dengan berbagai karakter menarik. Produk itu dijual secara terbatas, namun memberi keyakinan bahwa usaha rumahan bisa menjadi jalan keluar.

Tak berhenti di situ, Yanti mencoba peruntungan lain dengan mengolah ubi menjadi bolu. Setiap malam, proses produksi dilakukan mulai pukul 21.00 hingga larut. Pagi harinya, kue-kue tersebut dititipkan ke warung sekitar rumah.

Namun usaha kue ubi itu hanya bertahan sekitar satu tahun. Keuntungan yang diperoleh belum mampu menutup kebutuhan keluarga secara optimal. Meski begitu, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Yanti untuk terus melangkah.

Kesadaran bahwa usaha akan lebih kuat jika dijalankan bersama mendorong Yanti mengambil langkah baru. Ia menginisiasi pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang melibatkan sepuluh ibu-ibu di lingkungannya, sebagian besar merupakan orangtua tunggal.

Bersama kelompok tersebut, Yanti mulai mencari produk yang memiliki potensi pasar lebih luas. Dari berbagai pilihan, ia menjatuhkan pilihan pada keripik tempe, makanan sederhana yang digemari lintas usia.

Proses belajar tidak berjalan mulus. Selama hampir satu tahun, Yanti dan anggota kelompok berulang kali gagal, terutama saat mengiris tempe agar tipis dan seragam. Kegagalan demi kegagalan mereka alami tanpa putus asa.

“Setelah satu tahun mencoba, barulah kami bisa mengiris tempe dengan baik,” tutur Yanti.

Ketekunan itu akhirnya berbuah hasil. Pada 2022, keripik tempe produksi kelompoknya mulai dipasarkan secara resmi. Produk tersebut telah mengantongi logo halal, membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Pemasaran dilakukan secara bertahap. Yanti memulainya dari lingkungan terdekat seperti organisasi perempuan, PKK, arisan, hingga jaringan sosial di sekitar tempat tinggalnya. Strategi sederhana itu terbukti efektif.

Ia juga mengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) agar produknya bisa masuk ke gerai ritel lokal. Saat ini, keripik tempe produksinya dijual di gerai D’Sayur dengan harga Rp14.000 per kemasan untuk varian original.

Permintaan pasar terus meningkat. Yanti bahkan pernah menerima pesanan hingga 75 kilogram keripik tempe. Namun, keterbatasan bahan baku membuat pesanan tersebut belum sepenuhnya bisa dipenuhi.

Menjelang momen besar seperti Lebaran, kelompok usahanya menerapkan sistem pre-order sejak jauh hari. Langkah ini membantu mereka mengatur produksi dan memastikan kualitas tetap terjaga.

Di sela aktivitas produksi, Yanti memiliki kebiasaan khas. Saat mengiris tempe, ia selalu melantunkan shalawat. Baginya, usaha bukan sekadar soal keuntungan, tetapi juga soal ketenangan batin dan keberkahan.

Seiring perkembangan zaman, kelompok usaha ini juga beradaptasi dengan teknologi. Seluruh anggota kini telah menggunakan sistem pembayaran digital QRIS, memudahkan transaksi dan menjangkau konsumen lebih luas.

Selain mengelola keripik tempe, Yanti juga menjabat Ketua Kelompok UP2K Seraiwangi di Kecamatan Bintan Timur. Bersama anggotanya, ia memproduksi beragam olahan pangan, mulai dari kue kering, kerupuk, rengginang, peyek, bolu, donat, hingga produk khas Kepulauan Riau seperti gonggong rebus dan telur cumi asin.

Dorongan besar datang pada Desember 2025. Kelompok UP2K Seraiwangi menerima bantuan alat produksi dari program CSR BRK Syariah senilai sekitar Rp42 juta.

Bantuan tersebut mencakup oven, alat pengiris tempe multifungsi, kukusan besar, penggiling daging, hingga mesin pengadon donat. “Rasanya seperti dapat harta karun,” kata Yanti, mengenang momen tersebut.

Dengan peralatan baru, kapasitas produksi meningkat signifikan. Produksi keripik tempe kini mencapai sekitar 2,7 kilogram per hari. Dua anggota tambahan juga direkrut untuk membantu proses produksi.

Bagi Yanti, prinsip usaha sejak awal sangat jelas. “Usaha ini harus membawa orang lain ikut bekerja dan punya penghasilan tambahan,” ujarnya. Kini, perjuangan yang dimulai dari dapur rumah itu telah menjelma menjadi sumber harapan bagi banyak keluarga.***

Tags: Bank Riau Kepri SyariahBRK SyariahBRKS
ShareTweetPin
admin

admin

Related Posts

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Februari 11, 2026

Lonjakan harga emas dalam beberapa waktu terakhir membuat banyak orang berpikir ulang sebelum membeli perhiasan. Di satu sisi, emas dikenal...

Cek Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026

Cek Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026

Februari 5, 2026

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini Kamis, 5 Februari 2026 terkoreksi. Harga emas Antam turun...

Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

Januari 17, 2026

Harga emas global melemah pada perdagangan Jumat, 16 Januari 2026—setelah reli panjang yang mendorong logam mulia mencetak rekor tertinggi. Aksi...

Cuma Lewat HP, Bayar Zakat Jadi Lebih Mudah dengan ZISWaf BRK Syariah

Cuma Lewat HP, Bayar Zakat Jadi Lebih Mudah dengan ZISWaf BRK Syariah

Januari 13, 2026

KEPULAUAN MERANTI— Perkembangan teknologi smartphone dalam satu dekade terakhir telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan layanan keuangan. Ponsel yang awalnya...

“Kiriman Harapan ke Tanah Duka”, Bantuan BRK Syariah untuk Korban Bencana Sumatera

“Kiriman Harapan ke Tanah Duka”, Bantuan BRK Syariah untuk Korban Bencana Sumatera

Desember 12, 2025

DUMAI - Indonesia kembali berduka setelah 3 daerah di Sumatera — Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Intensitas curah hujan...

Next Post
Inovasi Baru, JCH Nasabah BRK Syariah Tanjungpinang Ikuti Praktik Manasik Haji

Inovasi Baru, JCH Nasabah BRK Syariah Tanjungpinang Ikuti Praktik Manasik Haji

Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

Anak Susah Makan? Ini Strategi Efektif dan Ilmiah agar Si Kecil Kembali Lahap

RECOMMENDED

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Februari 11, 2026
Bikin Komik dari ChatGPT? Begini Cara Mudah Mengubah Ide Jadi Cerita Bergambar

Bikin Komik dari ChatGPT? Begini Cara Mudah Mengubah Ide Jadi Cerita Bergambar

Februari 11, 2026

MOST VIEWED

  • Cendana dan Gaharu di Malaka, Wanginya Tinggal Cerita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zona Merah, IHSG Dibuka Anjlok 1,3% ke Level 6.208 Pagi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menakjubkan, Air Terjun ini Berada 1.120 Meter di Bawah Perut Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah Manusia Saat ini Telah Menjadi Manusia Berdimensi Tunggal?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Prajurit TNI AL Dihukum Berat Usai Tembak Mati Bos Rental Mobil di Tangerang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
BangkaBelitungPos

© 2021 bangkabelitungpos.com

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Politik
  • Ekbis
  • Internasional
  • Lifestyle

© 2021 bangkabelitungpos.com